Postingan

Menampilkan postingan dari November, 2020

Manusia dan Harapan [Tugas]

1.Jelaskan tentang orientasi harapan dan cita-cita  Orientasi harapan dan cita-cita,bahwa sudah dorongan kodrat manusia untuk memiliki harapan dan cita-cita.Cita-cita lebih berat daripada harapan,karena cita-cita membawa beban tanggung jawab dari harapan tersebut(suatu mimpi besar dalam hidupnya).Harapan hanya mencakup keinginan sepintas suatu makhluk hidup. 2. Jelaskan hubungan dan persamaannya.. Hubungan harapan dan cita-cita adalah keduanya sama-sama menyangkut tentang masa depan yang belum terwujud,serta menginginkan sesuatu hal yang lebih baik atau meningkat ke arah lebih baik.

Manusia dan Pandangan Hidup

  1.   Beberapa pandangan hidup: Pandangan hidup yang berasal dari ajaran  agama ,pandangan hidup ini mutlak kebenarannya.Berisi tentang hal yang wajib dilakukan dan tidak boleh dilakukan.Contohnya adalah berbuat kebaikan kepada orang lain,dilaran mencuri. Pandangan hidup yang berasal dari  ideologi .Pandangan ini berdasarkan pada norma dan budaya suatu daerah atau negara.Pandangan hidup ini berbeda tiap daerah satu dengan daerah lainnya.Contohnya adalah bersendawa setelah makan merupakan hal yang kurang sopan di Indonesia,namun di korea bersendawa merupakan hal yang lumrah karena menghargai koki. Pandangan hidup hasil  renungan .Pandangan hidup ini berasal dari pengalaman hidup suatu individu yang relatif kebenarannya.Contohnya adalah si A memiliki pandangan hidup jika dia bekerja keras maka dia akan sukses. 2.Pandangan hidup yang paling tinggi didapatkan dari  agama, karena pandangan hidup tersebut dapat dibuktikan kebenarannya.Seperti contoh,berbuat jaha...

Manusia dan Penderitaan [Tugas]

Manusia dan Penderitaan 1. Penderitaan berat dan ringan merupakan penilaian individu terhadap suatu peristiwa. Pada peristiwa A,sebagian orang mengalami penderitaan dari peristiwa tersebut,sebagian yang lain tidak mengalami penderitaan dari peristiwa tersebut.Maka dapat disimpulkan,penderitaan ada karena perasaan manusia.Berat ringannya ditentukan oleh masing-masing individu.Berat ringannya penderitaan tidak memiliki tolak ukur. 2. Penderitaan akan melahirkan suatu pemahaman. Pemahaman tersebut dapat membentuk sikap suatu individu. Sikap tersebut menghasilkan sifat positif atau negatif. Hal itu dikarenakan cara manusia dalam menerima penderitaan tersebut. Apakah individu tersebut mau berlapang dada atau sebaliknya.  Sebagai contoh, individu A dan individu B mengalami suatu peristiwa yang sama. Mereka berdua mengalami penderitaan dari peristiwa tersebut. si A menganggap ini adalah cobaan dari Tuhan sehingga berlapang dada dan berusaha untuk bangkit kembali dari penderitaan ini. seda...

Manusia dan Kegelisahan

 PENGERTIAN KEGELISAHAN Kegelisahan berasal dari kata gelisah, yang berarti tidak tenteram hatinya, selalu merasa khawatir, tidak tenang, tidak sabar, cemas. Sehingga kegelisahan menipakan hal yang menggambarkan seseorang tidak tentram hati maupun perbuatannya, merasa kawatir, tidak tenang dalam tingkah lakunya, tidak sabar ataupun dalam kecemasan. Kegelisahan hanya dapat diketahui dari gejala tingkah laku atau gerak gerik seseorang dalam situasi tertentu. Gejala tingkah laku atau gerak-gerik itu umumnya lain dari biasanya, misalnya berjalan mundar-mandir dalam ruang tertentu sambil menundukkan kepala; memandang jauh ke depan sambil mengepal-ngepalkan tangannya; duduk termenung sambil memegang kepalanya; duduk dengan wajah munmg atau sayu, malas bicara; dan lain-lain. Kegelisahan menipakan salah satu elcspirsi dari kecemasan. Karena itu dalam kehidupan sehari-hari, kegelisahan juga diartikan sebagai kecemasan, kekawatiran ataupun ketakutan. Masalah kecemasan atau kegelisahan berkai...

Manusia dan Pandangan Hidup

 A. Pandangan Hidup       Pandangan hidup setiap orang itu berbeda-beda. Bagaimana cara seseorang berpandangan hidup dapat menentukan masa depannya. Pandangan hidup artinya pendapat atau pertimbangan yang dijadikan pegangan, pedoman, arahan, petunjuk hidup di dunia. Pendapat atau pertimbangan itu merupakan hasil pemikiran manusia berdasarkan pengalaman sejarah menurut waktu dan tempat hidupnya. Dengan demikian pandangan hidup itu bukanlah timbul seketika atau dalam waktu yang singkat saja, melainkan melalui proses waktu yang lama dan terus menerus, sehingga hasil pemikiran itu dapat diuji kenyataannya. Hasil pemikiran itu dapat diterima oleh akal, sehingga diakui kebenarannya. Atas dasar itu manusia menerima hasil pemikiran itu sebagai pegangan, pedoman, arahan, atau petunjuk yang disebut pandangan hidup.  Pandangan hidup berdasarkan asalnya terdiri dari 3 macam : 1. Pandangan hidup yang berasal dari agama yaitu pandangan hidup yang mutlak kebenarannya 2. Pandan...