Perbedaan Puisi Lama dan Puisi Modern

Pengertian Puisi

Puisi merupakan salah satu karya sastra yang terikat dengan irama,rima,disusun menggunakan bait dan baris.Penggunaan bahasa pada puisi penuh makna dan indah.Puisi seringkali melibatkan pengetahuan,imajinasi,serta emosi penyair dari kehidupan individu maupun sosialnya.Berikut pendapat para ahli tentang pengertian puisi:
Auden (1978:3) mengemukakan bahwa puisi itu lebih merupakan pernyataan perasaan yang bercampur-baur.Puisi merupakan suatu karya yang terbentuk atas susunan kata penuh makna. 
Herman J. Waluyo (1987) berpendapat puisi merupakan bentuk karya sastra yang mengungkapkan pikiran dan perasaan penyair secara imajinatif yang disusun dengan mengonsentrasikan struktur fisik dan struktur batinnya.
Rahmat Joko Pradopo : Puisi ialah ekspresi pemikiran yang membangkitkan perasaan, ia mampu membangkitkan imajinasi panca indera dalam suasana yang berirama.
Dresden (dalam Ratih, 2012:18) mengatakan bahwa Puisi adalah sebuah dunia dalam kata. Isi yang terkandung di dalam puisi merupakan cerminan pengalaman, pengetahuan, dan perasaan penyair yang membentuk sebuah dunia bernama puisi.
Aminuddin (2009:134) : “Kata puisi berasal dari bahasa Yunani pocima “membuat” atau poeisis “pembuatan”.Puisi diartikan “membuat” dan “pembuatan” karena lewat puisi pada dasarnya seseorang telah menciptakan suatu dunia tersendiri,yang mungkin berisi pesan atau gambaran suasana-suasana tertentu,baik fisik maupun batiniah.
Hasanuddin (2002:5) menyatakan bahwa Puisi adalah pernyataan perasaan imajinatif penyair yang masih abstrak dikonkretkan, untuk mengkonkretkan peristiwa-peristiwa yang telah ada di dalam fikiran dan perasaan penyair, puisi merupakan sarananya.

Jenis-Jenis Puisi

Berdasarkan jenis,puisi dibedakan menjadi dua,yaitu:

1.Puisi Lama

Puisi lama atau puisi terikat dengan aturan-aturan tertentu.Jenis puisi ini diciptakan saat pujangga baru belum bermunculan.Puisi lama masih terikat oleh beberapa ketentuan seperti: jumlah baris dalam bait,jumlah kata dalam baris,serta jumlah suku kata ataupun rima.Contoh puisi yang termasuk puisi lama adalah pantun,syair,karima,dan gurindam.

2.Puisi Modern

Puisi Baru yang dikenal juga dengan puisi modern.Puisi ini hadir seiring dengan kemunculan banyak pujangga baru.Puisi baru ini mulai dipopulerkan pada tahun 1945 dengan Chairil Anwar sebagai pelopornya.Hingga kini puisi modern banyak disukai kaum urban,seperti puisi Hujan Bulan Juni oleh Sapardi Djoko Damono.

Perbedaan Puisi Lama dan Puisi Modern

Contoh Puisi Lama dan Puisi Modern

Puisi Lama

Puisi Modern

Pantun Nasihat

Ke Jakarta mampir Tegal

Bersama kasih bersenang-senang

Janganlah sampai kita menyesal

Ingat hidup tak sembahyang.

 

Lihat gelembung meletup-letup

Kalau pecah jadi melekat

Perbanyaklah ilmu saat kau hidup

Untuk bekal kau di akhirat

Senja di Pelabuhan Kecil

Pengarang: Chairil Anwar

 

Kali ini tidak ada yang mencari cinta

antara gudang, rumah tua, sebuah cerita

pos dan tali-temali. Kapal, kapal tanpa laut,

meniup diri Anda untuk percaya bahwa Anda ingin tetap tinggal.

 

Hujan ringan berakselerasi. Ada juga penutup elang

menyinggung kegelapan, gemerisik hari yang berjalan dengan berenang

menemukan dasar persuasi. Itu tidak bergerak

dan sekarang bumi, air tidur, telah kehilangan ombaknya.

 

Saya tidak lagi hanya berjalan

menyisir semenanjung, masih mencekik harapan

Setelah tiba di akhir dan selamat tinggal

dari pantai keempat adalah mungkin untuk mengambil cegukan terakhir.

 

 


Dari contoh di atas dapat ditinjau sebagai berikut:

1. Figura Bahasa

Puisi modern memiliki kebebasan struktur bahasa setiap barisnya.Hal ini sangat berbeda dengan puisi lama yang terikat dengan pola huruf,suku kata,dan baris.

2. Kata-kata yang ambiguitas

Puisi modern cenderung sering menggunakan kata-kata ambiguitas,sedangkan puisi lama jarang menggunakan kata-kata ambiguitas.Kata-kata ambiguitas pada puisi Senja di Pelabuhan Kecil,antara lain: gemerisik hari,mencekik harapan,mencari cinta

3. Kata-kata yang berjiwa

Secara penggunaan kata-kata yang berjiwa,puisi modern lebih banyak menggunakan kata-kata yang berjiwa.Kata-kata berjiwa pada puisi Senja di Pelabuhan Kecil,antara lain: menyinggung,mencekik,

4. Kata Konotatif

Puisi modern cenderung lebih banyak menggunakan kata konotatif.Karena puisi modern erat dengan tema percintaan dibandingkan puisi lama.Hal ini dapat dibuktikan dari kata "mencari cinta" pada contoh puisi modern.

5. Pengulangan

___________________________________________________________________________________________________

Referensi

Pengertian Puisi

Nida Rahma."Puisi".Diakses tanggal 15 Oktober 2020
wikibooks.org.Diakses tanggal 15 Oktober 2020
intenselynews.com.Diakses tanggal 15 Oktober 2020

Contoh Puisi Lama

Ratna Sumarni."7 Jenis-Jenis Puisi Lama dan Contohnya".Diakses tanggal 15 Oktober 2020

Contoh Puisi Baru

Saputra Yogi."Contoh Puisi Baru".Diakses tanggal 15 Oktober 2020

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tugas 3 Web Science: Website Merchandise

Manusia dan Penderitaan